Wednesday, August 27, 2008

sempurna


aku masih ingat lagu ini...
banyak sangant memorinya..
malah sampai sekarang aku tidak pernah rasa jemu...hhahaha
sgt2 suke...

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah

kau membuat diriku

akan slalu memujamu

Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu

*
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Reff:


Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..

Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku


Monday, August 25, 2008

nilai merdeka






sahabat.....tipu la kalau ada diantara kita tidak sedar akan kehadiran bulan kemerdekaan....bulan 8..masa berlalu dengan begitu cepat...kini sudah 51 tahun negara kita merdeka..malah kita antara negara dunia ke-3 yang cepat membangun...dengan pelbagai bangunan pencakar langit..pelbagai kejayaan dari mana-mana sudut...membanggakan kita..
ape yang di maksudkan dengan merdeka...kebanyakkan daripada kita akan memberi definisi mudah iaitu bebas.,...bebas dari pelbagai sudut...tetapi adakah itu yang di maksudkan...
dalam konteks merdeka...saya lebih suka jika merdeka itu di masukkan sekali dengan kata negara..kemerdekaan negara..jika kata tunggal yang di ambil maka..kita yang sedikit pendek akal nya..akan memaksudkan pekara lain...
jadi....51 kemerdekaan negara telah tercapai..rase nya penat lelah pejuang dahulu kala kita sudah bayarkan dengan pelbagai kemajuan..tapi masih tidak boleh bayar dengan apa yang mereka susah payahkan..
tapi sayang...mereka bersusah payah untuk memastikan kita tidak di jajah...tapi kita tetap di jajah..macam mana tuh...dengan kemudahan teknologi yang tinggi kita mudah untuk mengikut pekara yang tak sepatut nya kita ikut.. malah kita mudah untuk di pengaruhi...
bagi saya sahabat merdeka nya kita apibila kita mampu membuat perkara yang elok meninggalkan larangan nya..malah itu adalah salah hijrah kita..pada kemerdekaan kita..
mungkin kita rase kita lakukakn atas dasar kebebasan ...yup kita bebas di dunia tetapi adakah kita bebas di akhirat penentunya adalah amalan kita..selagi masih kita bernyawa..lakukan sesuatu sebelum sedikit demi sedikit nikmat yang di berikan oleh ALlah di ambil balik...
merdekanya kita pabila kita dahulu suke membuat maksiat... mengubah nya...
merdekanya kita..pabila kita tidak menutup aurat pada menutup aurat..
merdekanya kita pabila kite berjaya tunduk pada suruhan Allah..dan tidak menghampiri zina...
Allah firman dalam surah Al-Isra', surah ke 17, dalam ayat yg ke 32:

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah
suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk."


moga-moga..kemerdekaan negara kita kali ini di sulami rase tawaduk syukur atas kurniaan ALlah..malah salah satu saluran untuk mengubah jalan hidup kita..insya-ALlah....

Friday, August 22, 2008

jasa ibu bapa..

sahabat yang di rahmati Allah semua...harap kita masih dalam redhanya..
sudah kah kita kucup tangan ibu bapa kita..sudah kita..mencium pipinya..pada mereka yang dekat dengan ibu bapa...pada mereka yang jauh...sudah kah kita bertanya khabar tentang mereka.. bagaimana keadaan mereka..tidak rindukah kita pada mereka..gelaktawa mereka.. tak cukup itu sume..cubitan mereka...tatkala kita nakal...panggilan sayang mereka..tidak rindu kah kita...
Ya Allah..selamatkan ibu bapa ku...berikan ketenangan pada ibu bapa ku..ibu bapa sahabat ku...

tak sesukar mana hendak kita ucapkan sayang kasih kita pada ibu bapa kita...mereka melahirkan kita...dan sudah di tuntut untuk kita berbuat baik pada mereka...dalam firman Allah..yang bermaksud..

Firman Allah SWT dalam surah an-Nisa' ayat 36:

Maksudnya: "Dan hendaklah kamu beribadah kepada Allah dan janganlah kamu sekutukan dia dengan sesuatu apa jua dan hedaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibu bapa dan kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, jiran tetangga yang dekat, jiran tetangga yang jauh, rakan sejawat, orang musafir yang terlantar, dan juga hamba yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang sombong, takbur dan membangga-banggakan diri."

sahabat..dalam islam memang di tuntut untuk kita berbuat baik pada ibu bapa kita...kerana mereka membesarkan kita..memberi kan kasih sayang..tanpa mereka..belum tentu kita.. mampu seperti sekarang..

mereka menyediakan pakai kita..duit di berikan...segala nya...malah mereka sanggup bersengkang mata untuk anak-anak mereka..oleh sebab itu kita di wajib kan untuk taat pada kedua ibu bapa kita...

Firman Allah dalam surah al-Isra’ ayat 23:

Maksudnya: "Dan Tuhanmu telah perintahkan supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadanya semata-mata dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapa. Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sekali sampai kepada umur tua dalam jagaan dan peliharaanmu, maka janganlah engkau berkata kepada mereka (sebarang perkataan kasar) sekalipun perkataan "uh" dan janganlah engkau menengking, menyergah mereka tetapi katakanlah kepada mereka perkataan yang mulia (yang bersopan santun)."

hurmm sanggup ke kita..pabila kita pulang dari mana-mana tempat kita melihat tiada lagi kelibat ibu bapa kita menyambut kita.. tiada lagi riang tawa mereka.....
adakah cukup untuk kita berbakti pada mereka...
ucapkan terima kasih ke atas pengorbanan mereka..membesarkan kita...
malah ucapan terima kasih itu amat di tuntut seperti.. dalam firman Allah..

Firman Allah SWT dalam surah Lukman ayat 14:

Maksudnya: "Dan kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya, ibunya telah mengandungnya dengan menanggung kelemahan demi kelemahan (dari awal mengandung hingga akhir menyusunya) dan tempoh menceraikan susunya ialah dalam masa dua tahun (dengan yang demikian) bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua ibu bapa mu dan (ingatlah) kepada Akulah jua tempat kembali (untuk menerima balasan)."

moga hari ini...kita akan perolehi perkara yang baru.. berbakti la pada kedua orang tua kita,

jadilah anak yang soleh serta solehah..

jangan pikul kan mereka ngan azab..dosa yang kita buat...sedangkan mereka sudah membesarkan mereka..taati la mereka....insya-Allah jiwa mu akan tenang....

ameen...

Thursday, August 21, 2008

hikmah sakit..

Adoi...hurmm mungkin itu perkataan utama yang akan keluar tatkala kita di timpa penyakit..
sakit...ada yang menganggap satu ujian...ada juga menganggap itu adalah balasan.... tak kire apa yang sedang kita anggap kan sesungguhnya..sakit itu mempunyai pelbagai hikmah nya..
tanpa kita sedar sakit itu sebenarnya nikmat yang Allah berikan pada hambanya yang terpilih sahaja..sakit itu mampu untuk menyucikan keburukan dan mendidik jiwa kita...

dalam firman Allah..ertinya..“Apa saja musibah yang menimpa kamu maka disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS asy Syura: 30)...

Ya Allah...begitu nikmat nya sakit sehingga di hapuskan malah di ampunkan dosa-dosa....apabila kita sabar menghadapinya..
hurmm...aku akui...aku mempunyai sakit...dan tidak sesekali aku mengharapkan simpati daripada orang lain..tetapi aku mahu kita semua menilai...apa kah sudah cukup bersyukur kita pada tiap kurniaan yang telah di berikan pada kita..
Allah mengetahui..malah apa yang dia ujikan adalah yang terbaik pada hambanya..
dan pada waktu kita sakit....kita akan ingat untuk mati...lebih banyak doa yang kita akan pohon..setiap detik juga kita akan sentiasa mengingatinya..


Dalam surat Fushilat ayat 51 Allah berfirman, artinya, “Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka maka ia banyak berdo’a.”


aku sendiri banyak salah nya...aku mebiarkan diri aku hanyut tatkala aku di limpahi dengan nikmat...andai kata sakit ini berlanjutan aku bersyukur ya Allah...kau memberi nikmat..tak terkira harga nya....
sahabat adakah patut kita mengeluh tatkala di berikan sakit...sedang nikmat nya.....pada sakit itu terlalu tinggi...kesabaran kita di uji..malah....keimanan kita juga di uji...
ucapkan Alhamdullilah.....syukur....setiap apa yang kita terima.....sakit...sihat...semuanya adalah nikmat pemberian Allah...insya-Allah....







hanya Allah mengetahui

Alhamdullilah...semua teka-teki itu sudah berakhir...tidak merasa sedih..tidak merasa gusar lagi..malah di berikan oleh Allah rase tenang..
andai kata keputusan itu akan menambah rasa nista orang terhadap aku..aku berserah..yang penting aku lakukan demi jalan ku pada Allah...rasa sayang aku pada agama aku...rasa sayang terhadap diri ku.. pada awal aku terlalu buta menilai..menilai perilaku sendiri..tapi mempunyai hati menilai sikap orang lain...Ya Allah begitu lalai nya hambamu ini...
akhirnya aku buka mata ku...melihat..menilai diri ku...hurmm akhirnya aku ambil jalan ini...jalan yang betul..
aku di ketuk dengan satu artikal jalan cerita nya agak sama ngan aku....hurmm aku sedang mengubah diri aku...tetapi aku menegur orang lain..tetapi aku melakukan nya...terbca aku pada dalil yang di tulis dalam artikal tersebut..


Mengapa kamu suruh orang lain(mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri
(kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berfikir?
(Al-Baqarah, ayat 44)

Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang batil dan janganlah
kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui.
(Al-Baqarah ayat 42)

aku tertunduk malu ngan apa aku lakukan ...hurm adakah taubat aku akan di terima..
ya ALlah kau sahaja mengetahui..
aku kuatkan hati..aku teruskan niat aku..walaupun dalam perhungan aku ngan dia.. masih lagi kami membataskan pergaulan tetapi adakah aku mampu untuk mengelakan zina yang tidak kelihatan pada zahir nya....
zina mata..zina telinga...dan yang penting zina hati..
YA Allah jauh kan aku dari perkara yang di larang....
dan kini keputusan nya telah di ambil..
tidak menyesal sama sekali malah rasa bersyukur kerana Allah membuka mata dan hati aku supaya menilai kembali perbuatan aku...

syukur ya Allah...aku bersyukur...


Wednesday, August 20, 2008

taubat



Allah maha besar...maha penyanyang ....maha pengampun....
cinta dan kasih Nya pada hambanya tidak terkira nilainya...Dia masih menyediakan...rezeki walaupun kita melakukan dosa..malah...masih di bukakan pintu taubat....tidak terfikirkan kita akan semua kasih sayang Dia pada hambanya...
apakah masih belum cukup untuk kita berfikir sedangkan kita sudah di berikan akal yang cukup sempurna untuk melakukan nya.
jangan terlalu tutup kan hati kita...jangan berlaku jahil sedangkan kita sudah di suruh untuk menuntut ilmu..
tidak kira di mana...tempat kita menuntut....gunakan ilmu itu untuk mencari nikmat Allah...
diberikan kasih...di berikan rezeki...di turunkan hujan...di ciptakan tumbuh-tumbuhan...dan sebagai nya...bukan untuk kita marasa takbur...tetapi merasa kan betapa besar nya nikmat ciptaannya..malah untuk kita merasa bersyukur...
masih sukar untuk membuka mata kita.. bukan setakat mata tetapi hati kita..
sedar atau tidak...selangkah kita menuju dia...sepuluh langkah Allah menuju kita...berjalan kita menuju dia...berlari Dia pada kita..
masya-Allah tinggi betul kasih Allah pada hambanya,...
berdoa la....pintu hati kita akan di buka..cari la jalan yang terbaik...
insya-Allah segalanya akan di permudahkan nya...

selamat berjuang sahabat..pintu taubat masih terbuka..sama-samalah kita perbetulkan diri kita insya-Allah



Tuesday, August 19, 2008

aurat perempuan



Aurat Perempuan

Dari uraian terdahulu, kita tahu bahwa semua bagian tubuh yang tidak boleh dinampakkan, adalah aurat. Oleh karena itu dia harus menutupinya dan haram dibuka.

Aurat perempuan dalam hubungannya dengan laki-laki lain atau perempuan yang tidak seagama, yaitu seluruh badannya, kecuali muka dan dua tapak tangan. Demikian menurut pendapat yang kami anggap lebih kuat. Karena dibolehkannya membuka kedua anggota tersebut --seperti kata ar-Razi-- adalah karena ada suatu kepentingan untuk bekerja, mengambil dan memberi. Oleh karena itu orang perempuan diperintah untuk menutupi anggota yang tidak harus dibuka dan diberi rukhsah untuk membuka anggota yang biasa terbuka dan mengharuskan dibuka, justru syariat Islam adalah suatu syariat yang toleran.

Ar-Razi selanjutnya berkata: "Oleh karena membuka muka dan kedua tapak tangan itu hampir suatu keharusan, maka tidak salah kalau para ulama juga bersepakat, bahwa kedua anggota tersebut bukan aurat."

Adapun kaki, karena terbukanya itu bukan suatu keharusan, maka tidak salah juga kalau mereka itu berbeda pendapat (ikhtilaf), apakah dia itu termasuk aurat atau tidak?5

Sedang aurat orang perempuan dalam hubungannya dengan duabelas orang seperti yang disebut dalam ayat an-Nur itu, terbatas pada perhiasan (zinah) yang tidak tersembunyi, yaitu telinga, leher, rambut, dada, tangan dan betis. Menampakkan anggota-anggota ini kepada duabelas orang tersebut diperkenankan oleh Islam. Selain itu misalnya punggung, kemaluan dan paha tidak boleh diperlihatkan baik kepada perempuan atau laki-laki kecuali terhadap suami.

Pemahaman terhadap ayat ini lebih mendekati kepada kebenaran daripada pendapat sementara ulama yang mengatakan, bahwa aurat perempuan dalam hubungannya dengan mahram hanyalah antara pusar dan lutut. Begitu juga dalam hubungannya dengan sesama perempuan. Bahkan apa yang dimaksud oleh ayat tersebut yang kiranya lebih mendekati kepada pendapat sebagian ulama, yaitu: "Bahwa aurat perempuan terhadap mahramnya ialah anggota yang tidak tampak ketika melayani. Sedang apa yang biasa tampak ketika bekerja di rumah, mahram-mahram itu boleh melihatnya."

Justru itu Allah memerintahkan kepada perempuan-perempuan mu'minah hendaknya mereka itu memakai jilbab ketika keluar rumah, supaya berbeda dengan perempuan-perempuan kafir dan perempuan-perempuan lacur. Untuk itu pula Allah perintahkan kepada Nabi-Nya supaya menyampaikan pengumuman Allah ini kepada ummatnya; yang berbunyi sebagai berikut:

"Hai Nabi! Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min semua hendaklah mereka menghulurkan jilbab-jilbab mereka atas (muka-muka) mereka. Yang demikian itu lebih mendekati mereka untuk dikenal supaya mereka tidak diganggu." (al-Ahzab: 59)

Jilbab, yaitu pakaian yang lebarnya semacam baju kurung untuk dipakai perempuan guna menutupi badannya.

Sebagian perempuan jahiliah apabila keluar rumah, mereka menampakkan sebagian kecantikannya, misalnya dada, leher dan rambut, sehingga mereka ini diganggu oleh laki-laki fasik dan yang suka iseng, kemudian turunlah ayat di atas yang memerintahkan kepada orang-orang perempuan mu'minah untuk menghulurkan jilbabnya itu sehingga sedikitpun bagian-bagian tubuhnya yang biasa membawa fitnah itu tidak tampak. Dengan demikian secara lahiriah mereka itu dikenal sebagai wanita yang terpelihara (afifah) yang tidak mungkin diganggu oleh orang-orang yang suka iseng atau orang-orang munafik.

Jadi jelasnya, bahwa ayat tersebut memberikan illah (alasan) perintahnya itu karena kawatir perempuan-perempuan muslimah itu diganggu oleh orang-orang fasik dan menjadi perhatian orang-orang yang suka iseng. Bukan ketakutan yang timbul dari perempuan itu sendiri atau karena tidak percaya kepada mereka, sebagaimana anggapan sementara orang, sebab perempuan yang suka menampakkan perhiasannya, yang berjalan dengan penuh bergaya (in action) dan bicaranya dibuat-buat, sering membuat perhatian orang laki-laki dan membikin sasaran orang-orang yang suka iseng.

Ini cocok dengan firman Allah yang mengatakan:

"Janganlah perempuan-perempuan itu berlaku lemah dengan perkataannya, sebab akan menaruh harapan orang yang dalam hatinya ada penyakit." (al-Ahzab: 32)

Islam memperkeras persoalan menutup aurat dan menjaga perempuan muslimah. Hanya sedikit sekali perempuan diberinya rukhsah (keringanan), misalnya perempuan-perempuan yang sudah tua.

Firman Allah:

"Dan perempuan-perempuan yang sudah putus haidhnya dan tidak ada harapan untuk kawin lagi, maka tidak berdosa baginya untuk melepas pakaiannya, asalkan tidak menampak-nampakkan perhiasannya. Tetapi kalau mereka menjaga diri akan lebih baik bagi mereka, dan Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui." (an-Nur: 60)

Yang dimaksud al-qawa'id (perempuan-perempuan yang duduk), yaitu perempuan-perempuan yang sudah tidak haidh dan tidak beranak lagi karena sudah tua. Justru itu mereka sudah tidak ada keinginan untuk kawin dan sudah tidak suka kepada laki-laki, begitu juga laki-laki itu sendiri sudah tidak suka kepada mereka.

Untuk mereka ini, Allah memberikan kelonggaran dan tidak menganggap suatu perbuatan dosa, jika mereka itu menanggalkan sebagian pakaian luar yang biasa tampak, seperti baju kurung, kebaya, kudung dan sebagainya.

Al-Quran memberikan batas rukhsah ini dengan kata: tidak menampak-nampakkan perhiasannya, yakni tidak bermaksud menanggalkan pakaiannya itu untuk menunjuk-nunjukkan. Akan tetapi kelonggaran ini diberikan jika memang mereka itu memerlukan.

Berdasar rukhsah ini, maka kiranya yang lebih afdhal dan lebih baik hendaknya mereka tetap menjaga diri dengan selalu mengenakan pakaian-pakaian tersebut, untuk mencari kesempurnaan dan supaya terhindar dari segala syubhat. Karena itu Allah mengatakan dan kalau mereka itu menjaga diri adalah lebih baik bagi mereka.

Monday, August 18, 2008

Istiazah elak gangguan syaitan

“OLEH itu apabila engkau membaca al-Quran, maka hen daklah engkau memohon perlindungan kepada Allah dari hasutan syaitan yang kena rejam. Sesungguhnya syaitan itu tidak mempunyai sebarang pengaruh terhadap orang yang beriman dan yang berserah bulat-bulat kepada Tuhan me reka.” (an-Nahl:98-99)

Ibnu Qayyim ada menerangkan mengenai hikmah membaca istiazah, iaitu memohon perlindungan kepada Allah daripada gangguan syaitan ketika membaca al-Quran.

  • Sesungguhnya al-Quran itu adalah ubat bagi hati, dapat menghilangkan sebarang benda yang merosakkan. Justeru, terlebih dulu diperintahkan untuk menghalau kuman pe nyakit itu daripada hati agar ubat dapat memasuki tempat yang kosong sehingga dapat memberikan kesan.

  • Al-Quran adalah petunjuk, ilmu dan kebaikan di dalam hati, sebagaimana air bahan makanan bagi tumbuhan. Syaitan adalah api, membakar tumbuhan sedikit demi sedikit. Justeru, apabila ia merasakan ada kebaikan tumbuh di dalam hati, ia berusaha untuk merosakkan dan membakarnya.

    Oleh itu, manusia diperintahkan agar memohon per lindungan kepada Allah supaya syaitan tidak dapat me rosakkan benih kebaikan yang tumbuh di dalam hati, di hasilkan oleh al-Quran itu.

  • Sesungguhnya malaikat suka menghampiri orang mem baca al-Quran dan mendengarkan bacaannya. Diceritakan dalam satu hadis berkenaan dengan peristiwa Usaid bin Hudair ketika dia membaca al-Quran, tiba-tiba terlihat suatu benda seperti payung (di langit) yang di dalamnya terdapat lampu. Rasulullah s.a.w memberitahunya itu adalah malaikat yang mendengar bacaannya.

    Syaitan adalah musuh malaikat. Oleh itu, pembaca al-Quran diperintahkan agar memohon kepada Allah supaya musuh malaikat itu dijauhkan daripadanya sehingga malaikat khas hadir di situ. Dalam keadaan seperti ini, malaikat dan syaitan tidak berkumpul.

  • Syaitan mengerahkan tentera berkuda dan pejalan kaki untuk mengganggu orang yang membaca al-Quran agar perhatiannya tidak tertumpu pada maksud al-Quran, men tadabbur, memahaminya serta lalai daripada apa yang di maksudkan Allah di dalam al-Quran.

    Syaitan berusaha bersungguh-sungguh membina dinding di antara hati pembaca dan al-Quran. Dengan demikian dia tidak mendapat faedah (yang sempurna) daripada bacaanya. Oleh itu, disyariatkan agar memohon perlindungan kepada Allah daripada godaan syaitan terkutuk ketika membaca al-Quran.

  • Sesungguhnya orang yang membaca al-Quran bermunajat kepada Allah dengan kalam-Nya. Allah lebih dekat terhadap pembaca al-Quran bersuara baik. Bacaan syaitan hanya syair dan nyanyian. Pembaca al-Quran hendaklah menghalau syaitan dengan membaca istiazah ketika bermunajat kepada Allah.

  • Allah menjelaskan yang Dia tidak mengutus rasul atau nabi melainkan apabila ia bercita-cita, syaitan ikut masuk campur dalam cita-citanya. Ulama salaf (dulu) mengatakan apabila rasul itu membaca, syaitan mencampakkan sesuatu gangguan ke dalam bacaannya. Jika perkara seperti ini boleh berlaku pada diri rasul atau nabi, bagaimana dengan orang lain?

  • di petik dari metro......bahagian ad-din

    DCL

    pengasas

    De Classic Life (DCL) diterajui oleh Pengasas yang merupakan sepasang suami isteri yang berpengalaman sebagai pengedar, pihak pengurusan syarikat MLM, jurulatih MLM, Motivator dan perunding MLM dan juga berpengalaman dalam perniagaan konvensional.


    Pengasas 1 ~ En. Stapa Hj Omar


    Peneraju utama sebagai Executive Chairman dan juga pengarah jurulatih dan pemasaran. Terlibat secara langsung sebagai jurulatih dan motivator syarikat serta bertanggungjawab merangka pelan tindakan dan strategi pemasaran

    Pengasas II ~ Pn Azlina bt Che Abdullah

    Pengarah kewangan dan ketua jurulatih kecantikan. Beliau berpengalaman luas di dalam bidang kecantikan dan mempunyai rangkaian perniagan berasaskan kecantikan.

    Duta DCL ~ Arash Mohd


    Info Ringkas mengenai Syarikat DCL (De Classic Life)

    * 100% dimiliki oleh Bumiputera dan produknya dijamin Halal.

    * DCL kini telah beroperasi sejak 1998 sehingga kini. DCL juga berjaya melepasi ranjau semasa kegawatan ekonomi negara dan dunia.

    * DCL sentiasa memegang prinsip kerja berpasukan dan pihak pengurusan juga mengamalkan sentiasa turun padang. Komitmen total berterusan bagi menjana kejayaan kumpulan.

    * Pelan pemasaran DCL memberi pendapatan yang lumayan kepada pemimpin atasan yang bekerja keras dengan pencapaian networking yang besar dan mampu memperolehi bonus yang wajar tanpa mengabaikan pengedar bawahan.

    * Pelan pemasaran DCL juga mempunyai ciri-ciri sistem Roll Up, Compress, Pass Up dan bonus berdasarkan jualan syarikat dan terbukti keadilan kepada pengedar.

    * DCL mempunyai jabatan latihan sendiri yang diketuai oleh Pengasas yang sentiasa memberi komitmen total dan sistematik kepada pengedar. Latihan yang sistematik dikendalikan oleh tenaga profesional dan berpengalaman sentiasa diberikan kepada pengedar dari masa ke semasa.

    * Produk eksklusif, berkualiti dan bertaraf dunia yang berasaskan R&D oleh saintis/pakar mampu membawa syarikat bertahan di dalam industri MLM global.



    OBJEKTIF

    * Membina ekonomi ummah berdikari.

    * Membina kesihatan & kecantikan secara semula jadi.

    * Menyediakan peluang perniagaan yang lebih baik serta lebih mudah untuk lebih sukses.

    * Memperjuang & mengangkat martabat industri MLM yang tulen dan beretika.



    VISI

    * Membina pasaran global.

    * Membina pengedar / usahawan supaya mencapai kemerdekaan kewangan.

    * Menjadi pengeluar dan pengedar produk alternatif yang memberikan sumbangan besar terhadap masalah kesihatan dan kecantikan sejagat, tanpa memberi risiko atau tanpa kesan sampingan terhadap pengguna dan dengan harga yang berpatutan.



    MISI

    * Mewujudkan pelan pemasaran yang unik, mudah dan menguntungkan.

    * Menghasilkan produk alternatif berkualiti, berbeza daripada pesaing-pesaing.

    * Komitmen pemasaran yang tinggi (efektif servis) terhadap pengedar- pengedar dan memberi latihan yang sistematik bagi mencapai objektif syarikat.

    * Membina pengedar-pengedar yang mempunyai daya kepimpinan yang tinggi dan mampu bersaing di pasaran global.


    untuk keterangan lanjut hubungi hasrikh = 012-2447778

    wuduk..solat..hapuskan dosa..



    BNU Abbas meriwayatkan, ketika Saidina Ali mengadu kepada Rasulullah s.a.w mengenai hafalan al-Qurannya yang semakin hilang daripada dadanya, baginda mengarahkan Ali mengerjakan solat empat rakaat, seterusnya mengucapkan alhamdulillah serta memuji-Nya, berselawat ke atas baginda dan seluruh nabi, memohon keampunan untuk semua orang beriman lelaki dan wanita dan akhir sekali berdoa kepada Allah.

    Uthman bin Hunaif menceritakan kisah seorang lelaki buta datang bertemu Rasulullah s.a.w, katanya: “Wahai Rasulullah! Tolonglah berdoa untukku agar dikembalikan penglihatan mataku ini.”

    Jawab baginda: “Kalau engkau mahu, aku boleh doakan agar sembuh dan kalau kau mahu, engkau bersabar dan aku tidak perlu doakan, yang ini lebih baik bagimu (bersabar).”

    Kata lelaki itu lagi: “Wahai Rasulullah! Doakanlah wahai Rasulullah.”

    Sabda baginda: “Kalau begitu pergilah berwuduk, kemudian kerjakanlah solat dua rakaat. Seterusnya berdoalah, wahai Tuhanku, aku memohon kepada-Mu dengan berkat Nabi-Mu Muhammad s.a.w, nabi pembawa rahmat. Wahai Muhammad! Aku menghadap kepada Tuhanku dengan harapan Dia akan menunaikan permintaanku. Wahai Tuhanku, berilah syafaat kepadanya untuk diriku.”

    Kemudian, beliau kembali ke rumahnya dalam keadaan penglihatannya sudah pulih seperti biasa.

    Sebenarnya, solat fardu juga boleh menjadi penyebab kepada pengampunan dosa dan penerimaan doa. Abu Umamah r.a meriwayatkan, seorang lelaki datang berjumpa Nabi s.a.w, lalu meminta baginda menjatuhkan hukuman ke atas dosa yang dilakukannya.

    Nabi s.a.w hanya mendiamkan diri. Hamba Allah ini memberitahu Nabi s.a.w sebanyak tiga kali. Akhirnya Nabi s.a.w bersabda, maksudnya: “Bukankah kamu sudah menyempurnakan wudukmu kemudian bersolat berjemaah bersama kami? Sesungguhnya Allah sudah mengampunkan dosamu.”

    Hadis ini menunjukkan keampunan boleh berlaku dengan dua cara, iaitu berwuduk dan solat. Kelebihan berwuduk ialah menggugurkan dosa kecil yang dilakukan oleh anggota wuduk.

    Justeru, selepas berwuduk, seseorang itu lebih hampir kepada Allah. Seterusnya wuduk itu pula diikuti dengan ibadat yang besar dalam Islam iaitu solat.

    Solat mengandungi pelbagai unsur doa kerana solat itu sendiri bererti doa. Seorang yang mengerjakan solat, sedang bermunajat dengan Tuhannya.

    Orang yang mengerjakan solat juga menyatakan ikrar yang agung seperti terkandung dalam surah al-Fatihah, bermaksud: “Hanya kepada Engkau kami abdikan diri dan hanya Engkau kami mohon pertolongan.”

    Selepas berwuduk dan mengerjakan solat, seseorang itu berada dalam keadaan amat hampir kepada Allah. Justeru, itulah waktu terbaik untuk memohon kepada Allah.

    artikel dari..metro..
    Related Posts with Thumbnails